Mahasiswa Cupid

Pekerjaan Yang Cocok DiKerjakan Mahasiswa


Kamu mahasiswa yang sudah memiliki alasan untuk berkerja walaupun masih kuliah? Apapun alasanmu, baiknya kamu siap dengan risiko yang akan kamu hadapi. Sebab, peran ganda akan menuntut tanggung jawab ganda pula.

Kira-kira, pekerjaan apa ya, yang mungkin cocok dilakukan oleh mahasiswa? Pasalnya, tidak semua jenis pekerjaan mampu diemban olehmu yang masih memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan studi.

Kalau kamu bingung, Yuk simak pekerjaan apa saja yang sekiranya cocok untuk dilakukan olehmu versi huffpost college .

1. Penulis Online
Cocok dilakukan oleh mahasiswa karena selain gaya hidup dalam jaringan (daring/online) sangat dekat dengan kehidupanmu. Kamu bisa melamar ke portal berita online atau menjadi penulis konten website di satu perusahaan.

Bahkan sekarang perusahaan-perusahaan sedang gencarnya melakukan promosi melalui media sosial , dari pengakuan mahasiswa yang berkerja sebagai penulis konten media sosial, gaji yang diterima cukup untuk membiayai kuliahnya loh!

2. Tutor
Kamu bisa mengajukan lamaran ke tempat belajar non formal seperti tempat kursus, les, atau lainnya. Selain bisa mendapatkan dana tambahan, kamu juga bisa mendapat banyak pelajaran. Konon, semakin kita mentransfer ilmu yang telah kita dapat, maka akan semakin membuat kita merasa kurang, itulah yang membuat kita semakin giat mencari pengetahuan untuk menunjang transfer ilmu selanjutnya.

3. Humas
Tidak hanya cocok untuk mahasiswa jurusan komunikasi, tetapi jurusan lain pun bisa cocok dengan pekerjaan ini. Kehumasan memiliki fleksibilitas waktu yang bisa kamu sesuaikan dengan jadwal kuliahmu, selain itu, bekrja di bidang kehumasan bisa meluaskan jaringanmu loh!

4. Staff Admin
Biasanya cocok untuk magang, tetapi enggak ada salahnya untuk dicoba. Gaji untuk staff admin lumayan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi agak kurang fleksibel untuk jam kerjanya. Mungkin kamu yang ambil kuliah malam cocok dengan pekerjaan ini.

5. Staff Peneliti
Cocok untuk kamu yang suka melakukan penelitian. Pekerjaan ini agak jarang sih, tetapi bukan berarti enggak ada. Kamu bisa bantu dosenmu yang kiranya sedang melakukan penelitian, atau melamar di lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) suatu perusahaan. Pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang cukup prospektif untuk kamu mahasiswa dengan jurusan ilmu eksak.

6. Hospitality
Ini bukan pekerjaan yang berhubungan dengan rumah sakit ya. Mungkin kamu bingung, hospitality  itu pekerjaan jenis apa sih? Hospitality itu pekerjaan yang berhubungan dengan pelayanan, misal karyawan restoran atau hotel, seperti koki, pramusaji, housekeeping dan lainnya. Walaupun terkesan enggak menjanjikan dalam hal karir, tetapi jangan salah persepsi loh,  selain menjanjikan waktu kerja yang fleksibel, pendapatannya juga cukup lumayan. Apalagi jika restoran atau cafenya popular, konon tipsmu bisa lebih besar dari gajimu!

7. Jasa Marketing
Bagi kamu yang ingin berwirausaha selepas kuliah, pekerjaan ini cocok banget. Apalagi kamu lakukan saat kuliah, maka mental marketingmu akan terasah. Ajukan dirimu sebagai marketing officer, selain waktu kerja yang fleksibel, kamu bisa menambah jaringan juga loh.

8. Jasa Antar-Jemput
Enggak punya waktu untuk membuat CV atau malas menyesuaikan waktu dengan pekerjaan? Pekerjaan ini mungkin terdengar menggelitik, tetapi bisa menghasilkan uang tambahan yang lumayan. Jika kamu memiliki kendaraan, kamu bisa menawarkan tetanggamu untuk mengantarkan anaknya sekolah tiap pagi dan menjemput mereka sepulang sekolah atau menawarkan mengantar mereka ke kantor dengan meminta bayaran perbulan.

Nah, jadi kamu mau pilih yang mana? Baiknya pilih yang sesuai dengan minat, jurusan kuliah dan waktu kuliahmu. Yang terpenting jangan sampai menganggu studimu ya!

Note Admin : Saya Pribadi Menekuni Bisnis Online, Bagaimana Dengan Teman Teman Mahasiswa Lain ??

Bulan Ramadhan Bisa Menghemat Uang !! Oh Tidak Bisa


Buka puasa kelas, buka puasa organisasi, buka puasa kosan, buka puasa alumni SMA, alumni SMP, alumni SD, alumni TK, dst dst

Mahasiswa Hanya Mengejar Gelar


Melihat realitas yang terjadi, khususnya di kalangan perguruan tinggi, mayoritas mahasiswa masih belum mampu memahami identitas sosialnya. Yakni, sebagai generasi dengan sikap progresif dan militansi cukup signifikan untuk mendorong perubahan masyarakat.

Kebanyakan mahasiswa hanya sibuk dengan tugas yang diberikan oleh dosen. Mereka jarang terlibat kegiatan-kegiatan di masyarakat, sehingga tidak mengerti perkembangan di masyarakat itu sendiri.

Mahasiswa harus mampu menyeimbangkan diri terhadap kondisi sosial masyarakat, sehingga kegiatan di kampus tidak semata-mata kuliah  dan kemudian pulang mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dosen. Di balik itu semua, mahasiswa mempunyai tugas dan peran yang penting dalam masyarakat, terutama untuk kemajuan negara Indonesia.

Fakta yang terjadi di kalangan mahasiswa sekarang sangat berlawanan dengan pandangan masyarakat pada umumnya, tidak memiliki harkat dan martabat tinggi. Karena masih banyak lulusan mahasiswa yang sulit mencari kerja dan bertindak anarkis yang kurang mencermikan agen perubahan.

Pembangunan idealisme akan kesadaran kritis bukanlah yang bersifat progresif terhadap realitas. Peran mahasiswa sebagai kaum intelektual sudah terdegradasi. Padahal mahasiswa adalah harapan rakyat sebagai regenerasi muda bangsa Indonesia. Akan tetapi, apa yang diinginkan oleh mahasiswa tidak sejalan dengan keinginan rakyat, bahkan rakyat menilai jika mahasiswa itu hanya bisa bertindak anarkis saja.

Sebagian besar mahasiswa di era sekarang ini, hanya mengejar gelar. Mahasiswa seakan-akan tidak peduli dengan segala kebutuhan masyarakat tehadap pemerintah. Hanya segelintir mahasiswa yang masih mau menyalurkan amanat dari masyarakat dengan cara yang baik.

Selain itu mahasiswa sekarang yang mengalami degradasi, baik dari segi intelektualisme, idealisme, patriotisme, maupun semangat jati diri mereka, cenderung untuk berpikir pragmatis dalam menghadapi persoalan. Hal tersebut terjadi karena pengaruh budaya barat yang tidak terkendali telah meracuni pemuda dan mahasiswa.

Kesimpulannya adalah peran mahasiswa sangat besar, namun mereka kurang sadar akan hal tersebut, sehingga mereka hanya dengan mudahnya menyelesaikan persoalan menggunakan emosi. Lepas dari pandangan buruk tentang mahasiswa, masih banyak mahasiswa yang menggunakan intelektualnya untuk ikut serta membangun masyarakat.

Handini Arga Damar Rani
Mahasiswa Teknik Informatika
Fakultas Teknik
Universitas Muria Kudus

Alasan Mahasiswa Indonesia Kuliah Sambil Kerja


Mungkin bukan sebuah hal yang aneh jika kita mendengar beberapa teman kita di kampus yang kuliah sambil bekerja. Pasalnya memang banyak yang melakukan hal tersebut.

Namun, jika kamu bertanya-tanya mengapa mereka bekerja sementara mereka masih kuliah, mereka pasti memiliki alasan tertentu kan? Untuk itu, mari intip alasan apa saja yang menjadi dasar mereka bekerja sambil kuliah.

1. Untuk Bertahan Hidup
Hampir rata-rata dari mahasiswa yang kuliah sambil bekerja mengaku rela nyambi dengan alasan mereka butuh dana tambahan untuk bertahan hidup.

Maksud bertahan hidup di sini adalah, mereka bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan pribadi mereka, seperti makan, transport dan membayar uang kost. Tidak jarang juga mereka rela bekerja sambil kuliah lantaran memang membayar uang kuliah sendiri (tidak tergantung dengan orang tua).

2. Menambah Pengalaman
Mendapat ilmu yang didapat di perkuliahan memang perlu diaplikasikan, hal tersebutlah yang mendasari mahasiswa yang bekerja sambil kuliah. Selain itu juga alasan yang sering didengar adalah untuk menambah pengalaman. Walaupun tidak jarang juga pekerjaan yang mereka lakukan justru tidak ada kaitannya dengan jurusan kuliah mereka.

3. Memperluas Jaringan
Alasan ini biasanya banyak ditemukan pada mahasiswa yang memang sudah serius bekerja. jaringan sangat diperlukan ketika lulus kuliah kelak. Pasalnya, perusahaan-perusahaan di Tanah Air memang cenderung akan memilih kandidat yang mengajukan lamaran karena memiliki relasi di perusahaanya.

4. Memang Sudah Bekerja
Tidak jarang juga kita mendengar alasan ini, faktanya, mahasiswa yang sebelumnya sudah memiliki pekerjaan akan melontarkan hal tersebut. Biasanya alasan ini didasari oleh keinginan orang tersebut untuk belajar lebih mendalam agar mendukung pekerjaannya, atau memang sudah difasilitasi kantornya.

Sebenarnya ada loh universitas khusus orang-orang yang sudah memiliki pekerjaan, baik kerja kantoran maupun perkerjaan profesi. Universitas macam itu ada di Amerika, lebih dikenal dengan sebutan Community College.

5. Agar Eksis
Ini alasan yang mungkin jarang ditemui, tetapi percaya atau tidak, ada mahasiswa yang melontarkan hal tersebut. Alasan eksistensi ini biasanya dikaitkan dengan jumlah uang yang mereka terima, biasanya bukan bersifat kebutuhan, melainkan untuk memenuhi gaya hidup mereka.