Mahasiswa Cupid

Tips Bagi Mahasiswa Tingkat Akhir

1.Jika masih mengikuti perkuliahan, jangan sombong . tetap low profile kepada adik tingkat yang ilmunya tentu jauh di bawah kamu. Bagaimana tidak, kamu kan sudah mendengar perkataan yang sama dari dosen sebelum si adik tingkat jadi mahasiswa.

2.Jika dalam proses bimbingan skripsi, Pilihlah tempat kos yang tidak bertingkat, jaga – jaga jika terbesit keinginan loncat indah setelah pulang bimbingan dengan dosen yang berhati sekeras karang di lautan.

3.Ketika bimbingan ke kampus, selalu pakai earphone meski tidak sedang mendengarkan musik. Agar bisa pura – pura tidak mendengar saat ada teman atau adik tingkat yang bertanya “sudah / kapan lulus?”

4.Dekati dan ajak sharing teman seangkatan yang pembimbing skripsinya sama tapi sudah lulus, Mintalah saran dari dia bagaimana cara bisa mendapat ACC dari dosen tersebut. Ingat jangan membawa  senjata tajam khawatir gelap mata saat si teman malah bersikap rese’ dengan berkata  “ Pada dasarnya sih mungkin karena gue cerdas aja kali yaa…”

5.Dekati dan ajak sharing juga teman seangkatan yang punya prinsip SELOWW AJA KALEE dan bahkan belum kepikiran untuk seminar proposal. Untuk menenangkan hati bahwa masih ada yang lebih telat di banding kita.

6.Usahakan untuk berwirausaha meskipun kecil – kecilan, akan berguna saat ada orang yang bertanya “kenapa belum beres2 itu skripsi?” jawab saja…saya sibuk berbisnis. Yaaa daripada cepat – cepat lulus cuma untuk nambahin pengangguran di Indonesia, lebih baik saya merintis membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain. Usahakan dengan ekspresi seserius mungkin dan tangan di kepalkan ke udara.

7.Jika skripsi anda selalu saja ada revisi dan tidak ada peningkatan bab terus menerus. Bikin grup di facebook dengan akun 1 juta orang mendukung skrpsi anda agar segera di acc.

8.Koleksi rekaman atau buku – buku motivasi seperti Mario Teguh ,AA Gym atau Canghegar untuk menguatkan saat diri ingin menjerit “I’M QUIIIIIIT”

9.Rajinlah mengikuti seminar motivasi agar tetap semangat mengerjakan si skripsweet, Jikalau belum lulus – lulus juga, kamu bisa melamar jadi trainer motivasi (karena sudah hapal segala macam kalimat dan cerita motivasi).

10.Jangan pernah terbesit berniat untuk menggunakan jasa pengerjaan skripsi ke orang lain. Jangan, pokoknya jangan saja.
11. Jika orang tua sudah rajin menelpon menanyakan kapan lulus katakan alasan yang sejujurnya. Kebohongan apalagi ke ortu bisa jadi penyebab kesulitan dunia akhirat (serius ini hey).

12. Mampir setiap hari ke http://hidup-mahasiswa.blogspot.com/. Guys, you’re not alone…

Tips Jelang Masuk Kuliah


Memasuki fase baru dalam jenjang pendidikan adalah hal yang tidak bisa kita hindari. Peralihan TK ke SD kemudian SMP, lanjut SMA, kuliah, dan akhirnya kerja.  

Memang membutuhkan proses adaptasi baru, terutama bagi kamu yang memilih mengenyam bangku perguruan tinggi di luar kota bahkan di negara tetangga. Bukan hanya fisik yang harus beradaptasi, namun mental dan budaya pun harus kamu pahami untuk tetap bisa nyaman dalam menjalani kehidupanmu yang baru.

Para mahasiswa baru, mungkin merasa senang dan tidak sabar menunggu datangnya hari pertama masuk kampus idaman. Namun, hal yang sama belum tentu dirasakan oleh beberapa orang. Bahkan sebagian orang mungkin merasa bingung memikirkan apa yang harus mereka persiapkan.

Tour keliling kampus. Meski terkesan norak, hal ini dapat membantumu mengenal lingkungan sekitar kampus. Telusuri pelosok kampus yang akan sering kamu kunjungi, misalnya perpustakaan, kantor sekretariat, ruang dosen, kantin, ruang kuliah, ATM, rektorat, dan sebagainya.

Ingat dan catat semua nomor maupun alamat penting. Hal ini akan membantumu mendapatkan informasi mengenai kegiatan kampus, pembatalan atau perubahan jadwal mata kuliah, dan lainnya.

Kenali teman satu kosan. Ini berlaku bagi kamu yang memutuskan hidup jauh dari orangtua. Walaupun kamu adalah tipe orang yang tidak terlalu senang bergaul, biasakan diri untuk mulai mengenal teman di area kosmu. Bukan tidak mungkin, merekalah yang akan membantumu menjalani keseharian dengan hidup jauh dari rumah dan orangtua.

Menyetok barang-barang kecil namun penting. Karena kecil dan kerap kali dianggap sepele, hal-hal kecil ini bisa menyusahkanmu suatu saat nanti, misalnya obat-obatan atau perlengkapan mandi. Tidak ada salahnya mulai mencicil barang-barang di kosan. Hal ini akan memudahkanmu dalam proses pindahan nantinya.

Habiskan waktu dengan keluarga dan teman. Bukan berarti kamu tidak akan bisa menghabiskan waktu bersama mereka ketika mulai kuliah. Hanya saja, jadwal kuliah yang padat, jarak kampus, tugas-tugas kuliah kerap kali akan menyita banyak waktumu. Terutama bagi kamu yang berkuliah di luar kota atau luar negeri.

Belajar masak, mencuci, dan menyetrika baju. Hal ini penting bagi kamu yang terbiasa dengan adanya tenaga pembantu. Ketika hidup jauh dari rumah dan orangtua, kemandirianmu akan diuji. Meskipun hal ini dapat disiasati dengan memanfaatkan jasa laundry serta membeli makanan jadi. Namun, dengan mencuci atau memasak sendiri, kamu bisa menghemat jatah uang jajan dari orangtua dan memanfaatkannya untuk membeli barang dan keperluan yang kamu inginkan.

HESCAR iPad Contest ! Bea Siswa Luar Negri ! Gratis


Daftar Kuliah lewat
Hescar & Menang iPad2
Gratis!
Hi Sobat Hescar!
Pengen kuliah di universitas impian kamu di luar negeri tapi ga tau informasinya?
Pengen punya iPad 2?
Ga usah bingung karena dengan ikut Hescar iPad Contest, Sobat Hescar semua bisa dapet dua hal tersebut sekaligus! Sobat Hescar bisa dapet info + daftar di universitas impian di luar negeri & dapetin kesempatan memenangkan iPad 2 [16GB Wifi+3G] lewat Hescar iPad Contest ini.
Ga percaya?
Gampang aja, caranya ikuti "5 easy steps to win iPad 2" Langsung Saja Di Check Ke alamat Website Nya langsung http://hescar.com/id/ipad-contest .

5.000 Siswa Berhak Beasiswa


Pusat Investasi Pemerintah (PIP) mengungkapkan Kementerian pendidikan Nasional (Kemendiknas) masih mempunyai dana 'titipan' sebesar Rp1 triliun. Dengan dana tersebut, maka tak kurang dari 5.000 siswa bisa mendapatkan beasiswa.

Kepala PIP Soritaon Siregar, dana sebesar Rp1 triliun tersebut tidak tercatat dalam neraca PIP karena dana tersebut hanya dialokasikan untuk membiayai Badan Layanan Umum (BLU) Pendidikan.

"Dana itu mustinya dikelola oleh suatu BLU namanya Pendidikan, pengambil kebijakannya Komite Pendidikan Nasional. Komite ini yang tetapkan kemana dana ini digunakan, dan sebagainya. Sampai sekarang komite itu belum juga terbentuk," tutur duia ddi The Village Resost, Bogor, akhir pekan kemarin.

Dia menuturkan, BLU Pendidikan berfungsi untuk menyalurkan uang yang telah dititipkan kepada yang dirasa membutuhkan. "Memastikan bahwa uang itu dipakai untuk pendidikan," paparnya.

Lebih jauh, dia menuturkan dana sebesar Rp1 triliun yang berasal dari pemerintah ini hanya sebagai dana abadi dan disimpan dalam bentuk deposito dengan bunga tujuh persen atau sekitar Rp70 miliar.

"Uang ini hanya dititipkan sampai terbentuknya BLU pendidikan untuk kelola itu makanya tidak masuk neraca kita. Bayangkan itu (bunganya) untuk memberikan beasiswa misal 350 siswa saja, bisa Rp200 juta per orang," ujarnya.

Berdasarkan data PIP, total dana investasi kelolaan 2011 yang berasal dari APBN mencapai Rp13,93 triliun. Namun angka tersebut tidak termasuk dana pengembangan pendidikan nasional sebesar Rp1 triliun.